Citra Diri Perawat : NURSE, What are you thinking after you heard that word?

Who are nurse?

Who are nurse?

Self image ini juga merupakan suatu bagian yang penting dalam suatu profesi. Dimana self image ini merupakan citra bagi profesi tersebut. Bagaimana suatu profesi dipandang oleh profesi itu sendiri dan bagaimana juga profesi lain memandang profesi tersebut. Apakah dipandang baik atau buruk. Sama seperti pembahasan sebelumnya, pandangan dari luar merupakan suatu feedback dari bagaimana pandangan dari dalamnya. Suatu pandangan atau citra dari sebuah profesi akan mempengaruhi harga diri dari profesi tersebut.

Siapa yang salah?

Siapa yang salah?

Contoh dalam kehidupan nyata yang saya alami.  Saya adalah mahasiswa Keperawatan Unpad, tentu saya adalah calon perawat. Dimana perawat adalah salah satu profesi yang citranya masih “kurang” di lingkungan masyarakat. Jujur, saya masuk ke keperawatan hanya karena terlempar, saya hanya mengikuti saran dari ibu saya untuk memilih keperawatan di pilihan ke-2. Ya.. Alhamdulillah saya bisa lolos di SBMPTN pada pilihan ke-2 ini di Keperawatan Unpad. Jujur, saya tidak begitu mengenal apa itu perawat pada saat itu. Yang saya ketahui saat itu hanyalah, perawat adalah seorang “pembantu” dokter. Dan pemikiran ini pun sampai sekarang masih banyak ter-mindset di banyak masyarakat.  Sering juga saya ditanya orang, “Yu, sekarang kuliah dimana?”, untuk menjawabnya saya sedikit malu, mengapa? Ya karena mindset saya perawat itu profesi yang tidak “keren”, perawat hanya seorang “pembantu” dokter.

Nurse do with love

Nurse do with love

Tetapi setelah masuk keperawatan ini mata dan hati saya terbuka, bahwa sebenarnya itu adalah suatu citra yang SALAH BESAR bagi perawat. Perawat adalah profesi yang sangat berjasa dalam kesehatan, ia bekerja dengan penuh kasih sayang, cinta, dan caring.  Bukan hanya pembantu seorang dokter, perawat sama pentingnya dengan seorang dokter. Perawatlah yang berinteraksi langsung dengan pasien.  Sebenarnya perawat  mempunyai kontribusi yang sangat besar dalam dunia kesehatan. Dokter tidak akan bisa bekerja secara optimal tanpa kolaborasi dengan perawat. Karena DOCTOR IS CURING, BUT NURSE IS CARING.

Namun, citra perawat di masyarakat sampai saat ini masih negatif. Perawat identik dengan setan, kuntilanak, dan sosok yang menakutkan. Jadi, siapa yang sebenarnya salah? Apakah orang lain atau kita perawat sendiri? Menyalahkan orang lain atau diri sendiri? Menyalahkan orang lain tidak akan ada habisnya karena pada umumnya orang mempunyai sikap ego, tidak mau disalahkan ia merasa dirinyalah yang paling benar. Oleh karena itu, lebih baik kita sendiri, perawat yang memperbaiki citra kita. Lalu bagaimana merubah citra perawat agar menjadi lebih baik? Semua ada di tangan kita sebagai perawat. Kita harus merubah mindset masyarakat dengan membuktikan bahwa perawat merupakan profesi yang mempunyai kontribusi besar dalam dunia kesehatan. Perawat adalah pasukan terbesar yang ada di dalam suatu rumah sakit. Maka dari itu, citra suatu rumah sakit sebagian besar dipengaruhi oleh perawat.

Pada intinya, semua citra yang terbentuk dan tersebar ke masyarakat adalah bagaimana kita memandang profesi kita sendiri. Apakah kita sendiri telah mencintai profesi? Jika kita sudah mencintai profesi kita sendiri, lingkungan luar akan memandang positif profesi kita juga.

“LOVE YOUR SELF AND THEN THE WORLD WILL LOVE YOU”


Referensi:

http://www.naqsdna.com/2013/02/self-image-healing-rahasia-meningkatkan.html

http://www.mayoclinic.org/healthy-living/adult-health/in-depth/self-esteem/art-20045374

http://www.mtstcil.org/skills/image-1.html

http://en.wikipedia.org/wiki/Self-image

Yosep, Iyus, SKp., MSi. 2014. Modul Personality Development tentang Self Image: “Pencitraan Diri Perawat” pada tanggal 19 November 2014

SELF IMAGE : How do you think about yourself?

catandlion

who do you think you are?

Self Image terdiri dari kata self yang artinya diri sendiri dan image yang artinya gambar, Self Image biasanya kita sebut dengan citra diri. Self image dapat diartikan dengan bagaimana kita memandang, menggambarkan, dan menilai diri kita sendiri. Apa yang kita pikirkan tentang diri kita akan berpengaruh dengan bagaimana cara kita menjalani kehidupan di dunia ini. Jika kita berpikir negatif tentang diri kita seperti aku bodoh, aku jelek, aku pemalas, aku pesek, dan sebagainya, maka kehidupan kita pun akan terasa negatif, tidak ada gairah dan semangat dalam menjalani segala kegiatan yang dilakukan oleh kita. Tetapi jika kita berpikir positif tentang diri kita seperti aku cantik, aku cerdas, aku bisa dipercaya, aku rajin, dan sebagainya, maka kehidupan kita pun akan terasa positif, kegiatan apa pun yang kita lakukan akan terasa menyenangkan sehingga kita dapat menjalaninya dengan semangat dan penuh gairah.

Citra diri ini tidak terbentuk secara sendirinya, tetapi terbentuk melalui pengalaman-pengalaman dari sejak kita baru lahir, balita, remaja hingga dewasa. Sehingga citra diri ini terbentuk karena suatu habit atau sikap perilaku, kebiasaan kita dalam lingkungan. Bagaimana hubungan kita dengan orang tua, pergaulan kita di luar rumah, sikap kita terhadap masyarakat, dan pengalaman-pengalaman kehidupan kita lainnya, itulah yang akan membentuk citra diri kita.

Pikiran kita apakah itu negatif atau positif tentang diri kita akan tertanam dalam diri sehingga menjadi kebiasaan atau habit dalam hidup kita, dan kebiasaan inilah yang nantinya akan mempengaruhi citra diri kita. Citra diri ini juga akan berpengaruh dengan bagaimana orang lain menilai atau memandang diri kita. Misalnya, Jika kita berpikir bahwa kita dapat diandalkan, maka orang lain pun aka menganggap kita dapat diandalkan, serta sebaliknya, jika kita mengangap diri kita tidak dapat diandalkan, maka orang lain akan menganggap diri kita tidak dapat diandalkan. Jadi, apa yang kalian inginkan?  Menjadi orang yang positif bagi diri dan orang lain? atau menjadi orang yang negatif bagi diri dan orang lain? Itu semua adalah pilihan setiap orang masing-masing, semua pilihan ada di tangan kalian masing-masing. Kuncinya adalah citra diri dibentuk oleh diri kita sendiri, jika kita ingin positif maka diri kita pun akan baik, serta sebaliknya, jika kita berpikr negatif maka diri kita pun akan buruk baik bagi diri sendiri maupun bagi pandangan orang lain.

Tips citra diri ialah BEPIKIRLAH POSITIF terhadap di anda sendiri. Citra diri yang positif akan membuka kesempatan menuju kesuksesan.

“YOU ARE WHAT YOU THINK ABOUT YOURSELF”


Referensi

http://www.mayoclinic.org/healthy-living/adult-health/in-depth/self-esteem/art-20045374

http://www.mtstcil.org/skills/image-1.html

http://en.wikipedia.org/wiki/Self-image